Jumat, November 29, 2013

tugas praktikum jaringan komputer

Diposting oleh ajeng diana di 03.20 0 komentar

Kasus  :
Membuat rancangan jaringan yang terdiri dari 3 server, 3 router, 6 switch, dan 9 personal computer.


A.    Membuat rancangan sesuai dengan kasus

Gambar 1. Rancangan jaringan.

B.     Memberikan IP maupun gateway
Disini memberikan IP maupun gateway yang akan dipakai dengan note untuk mempermudah pengaturan IP maupun gateway pada masing-masing server, router, dan komputer. Mempermudah disini yaitu mempermudah dalam mengingat IP maupun gateway-nya.

Gambar 2. Rancangan jaringan dengan note.
C.    Setting IP dan gateway
1.      Server0
Gambar 3. IP Configuration pada server0.

2.      Router0


Gambar 4. Pengaturan IP Address pada FastEthernet0/0 untuk jalur ke server0.

Gambar 5. Pengaturan IP Address pada FastEthernet0/1 untuk jalur ke switch0.

Gambar 6. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/0 untuk jalur ke router1.

Gambar 7. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/1 untuk jalur ke switch1.

3.      PC0
Gambar 8. IP Configuration pada PC0.

4.      PC1
Gambar 9. IP Configuration pada PC1.

5.      PC2
Gambar 10. IP Configuration pada PC2.

6.      PC3
Gambar 11. IP Configuration pada PC3.

7.      Server1
Gambar 12. IP Configuration pada server0.


8.      Router1
Gambar 13. Pengaturan IP Address pada FastEthernet0/0 untuk jalur ke server1.

Gambar 14. Pengaturan IP Address pada FastEthernet0/1 untuk jalur ke switch2.

Gambar 15. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/0 untuk jalur ke router1.

Gambar 16. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/1 untuk jalur ke switch3.

Gambar 17. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/2 untuk jalur ke router2.

9.      PC4

Gambar 18. IP Configuration pada PC4.

10.  PC5

Gambar 19. IP Configuration pada PC5.


11.  PC6
Gambar 20. IP Configuration pada PC6.

12.  Server2
Gambar 21. IP Configuration pada server2.

13.  Router2
Gambar 22. Pengaturan IP Address pada FastEthernet0/0 untuk jalur ke server2.

Gambar 23. Pengaturan IP Address pada FastEthernet0/1 untuk jalur ke switch4.


Gambar 24. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/0 untuk jalur ke switch5.

Gambar 25. Pengaturan IP Address pada Ethernet1/1 untuk jalur ke router2.

14.  PC7
Gambar 26. IP Configuration pada PC7.

15.  PC8
Gambar 27. IP Configuration pada PC8.


D.    Koneksi Antarrouter
Koneksi antarroter di sini menggunakan pengaturan RIP. Caranya yaitu klik pada router => config => pada ROUTING klik RIP. Pada RIP routing ini kita harus memasukkan (add) network yang terhubung pada router bersangkutan.
Gambar 28. RIP routing pada router0.
Gambar 29. RIP routing pada router1.

Gambar 30. RIP routing pada router2.

E.     Pengecekan Koneksi
1.      Ping dari PC1 ke server2 dan ke server1
Gambar 31. Cek koneksi.


2.      Ping dari PC2 ke PC8
Gambar 32. Cek koneksi.

3.      Ping dari PC5 ke server0 dan ke PC7 dan ke PC1
Gambar 33. Cek koneksi.

Kamis, November 28, 2013

-jaringan komputer-

Diposting oleh ajeng diana di 21.17 0 komentar

Definisi cloud computing
  • Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai “komputasi berbasis Internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat dibutuhkan, sama seperti jaringan listrik”.
  • Gartner mendefinisikannya sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.”
  • Forester mendefinisikannya sebagai “standar kemampuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi, atau infrastruktur, yang disediakan menggunakan teknologi Internet dengan cara swalayan dan bayar-per-pemakaian.”
  • Secara sederhana, Cloud Computing dapat kita bayangkan seperti sebuah jaringan listrik. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak. Kita tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, PLN), menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik, dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.
Pengertian Cloud Computing

Cloud computing atau komputasi awan merupakan definisi untuk teknologi komputasi grid (grid computing) yang digunakan pada pertengahan hingga akhir tahun 1990-an. Jargon cloud computing atau komputasi awan mulai muncul pada akhir tahun 2007, digunakan untuk memindahkan layanan yang digunakan sehari-hari ke Internet, bukan disimpan di komputer lokal lagi. Pada saat itu, layanan lain termasuk pengolahan kata, spreadsheet, dan presentasi telah dipindahkan ke dalam komputasi awan. Google menyediakan pengolah kata, spreadsheet dan aplikasi presentasi di lingkungan komputasi awan dan terintegrasi dengan Gmail dan Google Calendar, menyediakan lingkungan kantor di web (atau di awan). Microsoft dan perusahaan lain juga bereksperimen dengan mengalihkan program-program ke awan untuk membuatnya lebih terjangkau dan lebih mudah diakses oleh pengguna komputer dan Internet. Perangkat lunak sebagai layanan (istilah Microsoft untuk cloud computing atau komputasi awan) adalah barang yang sangat baru bagi kebanyakan orang di Microsoft.

 Cloud computing atau komputasi awan adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis Internet. Suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet  tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya. Suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.



Sejarah Cloud Computing

Sejarah cloud computing dimulai pada tahun1960-an, John McCarth seorang pakar komputer dari MIT meramalkan bahwa suatu hari nanti komputerisasi akan menjadi infrastruktur publik layaknya seperti berlangganan listrik atau telepon. Kemudian pada akhir tahun 1990-an, lahir konsep ASP (Application Service Provider) yang ditandai munculnya perusahaan pengolah data center. Selanjutnya pada tahun1995, Larry Ellison, pendiri Oracle, melahirkan wacana “Network Computing” pasca penetrasi Microsoft Windows 95 yang merajai pasar software dunia pada saat itu. Ide itu menyebutkan bahwa PC tidak perlu dibenamkan software yang membuat berat kinerja dan cukup diganti sebuah terminal utama berupa server. Pada awal tahun 2000-an, Marc Beniof, eks Vice President Oracle melansir aplikasi CRM berbentuk “software as a service” bernama Salesforce.com sebagai penanda lahirnya cloud computing. Tahun 2005, situs online shopping Amazon.com meluncurkan Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud), diikuti Google dengan Google App Engine, dan IBM yang melansir Blue Cloud Initiative.
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi menjadi berikut ini:
  • Software as a Service (SaaS)
  • Platform as a Service (PaaS)
  • Infrastructure as a Service (IaaS) 
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki
 

ajeng diana Copyright © 2015 Design by ajengdiana dianastore